Our Services

Promosi Kesehatan

Promosi Kesehatan

PROMOSI KESEHATAN

DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN

 PENGERTIAN PKRS

Promosi Kesehatan di rumah sakit adalah upaya rumah sakit untuk meningkatkan kemampuan pasien, klien, dan kelompok-kelompok masyarakat, agar pasien dapat mandiri dalam mempercepat kesembuhan.

  1. TUJUAN PKRS

Tujuan Promosi Kesehatan di rumah sakit adalah terciptanya masyarakat rumah sakit yang menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien/klien RS serta pemeliharaan lingkungan RS dan termanfaatkannya dengan baik semua pelayanan yang disediakan RS.

2. SASARAN PKRS

Sasaran Promosi Kesehatan di Rumah Sakit adalah masyarakat di rumah sakit yang terdiri dari:

  1. Masyarakat yang tinggal / berada di sekitar rumah sakit
  2. Pengunjung rumah sakit
  3. Petugas rumah sakit
  4. Pasien : Mengembangkan perilaku kesehatan (healthy behavior): Promosi kesehatan di rumah sakit mempunyai tujuan untuk mengembangkan pengetahuan, sikap, dan perilaku (praktik) tentang kesehatan, khususnya yang terkait dengan masalah atau penyakit yangdiderita oleh pasien yang bersangkutan. Pengetahuan atau pengertian yang perlu diberikan atau dikembangkan untuk pasien adalah pengetahuan tentang penyakit yang diderita pasien, mencakup: jenis penyakit, tanda-tanda atau gejala penyakit, penyebab penyakit atau bagaimana proses terjadinya penyakit, bagaimana cara penularan penyakit (bila penyakit tersebut menular), dan bagaimana cara mencegah penyakit tersebut. Dari segi perilaku atau praktik yang harus dilakukan atau dianjurkan kepada pasien adalah tindakan yang harus dilakukan untuk terhindar ataumencegah penyakit tersebut. Apabila pengetahuan, sikap, dan perilaku inidipunyai oleh pasien, maka pengaruhnya, antara lain:
  • Mempercepat kesembuhan dan pemulihan pasien.
  • Mencegah terserangnya penyakit yang sama atau mencegah kekambuhan penyakit.
  • Mencegah terjadinya penularan penyakit kepada orang lain, terutama
  • Menyebarluaskan pengalamannya tentang proses penyembuhan kepada orang lain, sehingga orang lain dapat belajar dari pasien tersebut.

 

  1. Mengembangkan perilaku pemanfaatan fasilitas kesehatan (health seeking behavior)

Pengetahuan, sikap, dan praktik (perilaku) pemanfaatan secara tepat olehpasien akan mempercepat proses penyembuhan. Bagi pasien yang kurang pengetahuan tentang penyakit yang diderita, kadang-kadang mencari pengobatan yang tidak tepat misalnya ke dukun atau para-normal,sehingga dapat memperpanjang proses penyembuhan. Oleh sebab itu,promosi kesehatan terhadap pasien dengan memberikan pengetahuan yang benar tentang penyakit, terutama cara penyembuhannya maka pasien akan  mencari penyembuhan dengan tepat

 

  1. Keluarga pasien

Keluarga adalah merupakan lingkungan sosial yang paling dekat dengan pasien. Proses penyembuhan dan terutama pemulihan terjadi bukan hanya semata-maka karena faktor rumah sakit, tetapi juga faktor keluarga. Oleh sebab itu, promosi kesehatan bagi keluarga pasien penting karena dapat:

  1. Membantu mempercepat proses penyembuhan pasien:

Dalam proses penyembuhan penyakit, bukan hanya faktor obat dan terapi lain saja, tetapi juga faktor psikologis dari pasien. Lebih-lebih penyakit tidak menular seperti jantung koroner, hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jiwa, dan sebagainya, faktor psikososial sangat berperan. Dalam mewujudkan lingkungan psikososial ini, keluarga sangat penting peranannya. Oleh karena itu, promosi kesehatan perlu dilakukan juga bagi keluarga pasien.

  1. Keluarga tidak terserang atau tertular penyakit: Dengan melakukan promosi kesehatan kepada keluarga pasien, merekaakan mengetahui dan mengenal penyakit yang diderita oleh anggota keluarganya (pasien), cara penularan, dan cara pencegahannya. Keluarga pasien tentunya akan berusaha untuk menghindar agar tidak terkena penyakit atau tertular penyakit seperti yang diderita oleh anggota keluarga yang sakit tersebut.
  2. Membantu agar tidak menularkan penyakitnya ke orang lain: Keluarga pasien yang telah memperoleh pengetahuan tentang penyakit dan cara-cara penularannya, maka keluarga tersebut diharapkan dapat membantu pasien atau keluarganya yang sakit untuk tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain, terutama kepada tetangga atau teman dekatnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *