All posts in Berita

Menerapkan Pola Hidup Sehat Melalui Olah Raga dan Pemeriksaan Kesehatan Rutin Bersama Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Di Acara Car Free Day Medan 12 November 2017

Menerapkan Pola Hidup Sehat Melalui Olah Raga dan Pemeriksaan Kesehatan Rutin Bersama Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Di Acara Car Free Day Medan 12 November 2017

Dalam rangka mendukung kegiatan pemerintah Kota Medan untuk meningkatkan hidup sehat melalui kegiatan Car Free Day yang telah ditetapkan sebagai kegiatan rutin setiap minggu pagi, RS Santa Elisabeth Medan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut yang akan diadakan pada hari Minggu, 12 November 2017, di lapangan Merdeka Jl. Pulau Pinang Medan.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap peningkatan pola hidup sehat bagi masyarakat terutama masyarakat kota Medan, RS Santa Elisabeth Medan memberikan pelayanan pemeriksaan Asam Urat, KGD, Tensi dan Konsultasi Kesehatan secara gratis terkait hasil pemeriksaan kesehatan secara GRATIS.

Target yang akan dicapai dalam kegiatan ini sebanyak 400 orang peserta yang sedang melakukan kegiatan di area Car Free Day dan diharapkan nantinya dapat bermanfaat bagi para peserta.

Untuk mendukung kegiatan tersebut RS Santa Elisabeth menurunkan Tim Medis yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, analis dan tenaga kesehatan pendukung lainnya yang semuanya sudah bekerja secara professional di bidangnya masing-masing, hal ini menjadi bukti bahwa rumah sakit serius dan aktif untuk mendukung dan mensukseskan acara tersebut.

Oleh karena itu kami mengharapkan kehadiran masyarakat Kota Medan khususnya untuk ikut serta dalam acara Car Free Day, selain bisa berolah raga, rekreasi, mengekspresikan kesenian dan kebudayaan, juga sebagai kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara GRATIS yang diberikan oleh RS Santa Elisabeth Medan sebagai salah satu RS swasta tertua di kota Medan.

***** **** ****

More

RS. Santa Elisabeth Ikut Serta Meningkatkan Layanan JKN-KIS dengan Sistem Finger Print

RS. Santa Elisabeth Ikut Serta Meningkatkan Layanan JKN-KIS dengan Sistem Finger Print

Untuk mempermudah layanan administrasi di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan mendukung program JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) dengan ikut serta dalam pengadaan alat Sistem Finger Print yang nantinya akan mempermudah pasien dan rumah sakit di dalam melakukan registrasi dan keakuratan data peserta JKN-KIS.

Seperti yang dikutip dari Direktur Utama BPJS Fachmi Idris juga menegaskan bahwa “Layanan ini untuk mempermudah pelayanan administrasi rumah sakit bagi peserta JKN-KIS. (Kompas.Com)

Dengan adanya finger print, pasien JKN-KIS nantinya pada saat mendaftarkan diri di rumah sakit dapat menempelkan sidik jari di mesin tersebut yang secara otomatis data pasien akan tertera di dalam komputer. Kemudahan lainnya adalah pasien cukup membawa kartu JKN-KIS dan surat rujukan dari faskes yang asli tanpa perlu lagi memfotocopy untuk persyaratan administrasinya.

Demikian juga yang dialami Dr. Ruth sebagai verifikator JKN-KIS yang ditugaskan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan menyatakan bahwa semakin banyaknya kunjungan pasien peserta JKN-KIS baik rawat jalan maupun rawat inap  maka Sistem Infinity (Finger Print) mempermudah dan mempercepat pelayanan peserta.

Sistem ini mengidentifikasi peserta secara akurat dan tepat karena peserta harus mendaftarkan sendiri untuk melakukan pendaftaran di rumah sakit. Dengan adanya sistem ini pendaftaran rawat jalan JKN-KIS di Rumah Sakit Santa Elisabeth telah membuka pendaftaran lebih lama yang tadinya hanya bisa hingga jam 13.00 WIB kini diperpanjang mulai dari 08.00 – 17.00 WIB untuk pasien JKN-KIS.

Adapun kendala yang masih dihadapi adalah lambatnya dan masih sering terganggung jaringan koneksi ke server JKN-KIS, tetapi BPJS Kesehatan mengharapkan komitmen rumah sakit untuk tetap melayani peserta JKN-KIS mempergunakan finger print.

More

Pengangkatan PPNI Komisariat RS. Santa Elisabeth

Pengangkatan PPNI Komisariat RS. Santa Elisabeth

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) merupakan satu-satunya Organisasi Profesi (OP) Perawat yang diakui oleh negara/pemerintah Republik Indonesia berdasarkan amanah Undang-undang No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, ini berarti tidak ada organisasi profesi perawat selain PPNI. Adapun Sub-organisasi atau himpunan/ikatan dibawah nauangan PPNI terdiri dari : HIPGABI, HPMI, IKPAMI dan himpunan/ikatan lain yang telah diakui oleh PPNI.

Pertanyaan sekarang, apakah Anda seorang perawat yang telah menjadi anggota PPNI ? dan apa buktinya.

Kenyataannya masih ada teman perawat yang belum menjadi anggota PPNI dan kita bersyukur saat ini Rumah Sakit Santa Elisabeth telah memiliki komisariat PPNI dan kepengurusan yang baru telah dilantik oleh Ketua PPNI Kota Medan Ibu Farida Aruan.

Dengan demikian sangat memudahkan perawat yang bekerja di Rumah Sakit Santa Elisabeth untuk segera mendaftar menjadi anggota PPNI, untuk itu kami dari Komisariat PPNI Rumah Sakit Santa Elisabeth mengajak semua teman perawat untuk mendaftar menjadi anggota PPNI.

Berikut ini daftar Pengurus Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Komisariat Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan.

More

Tumor Otak

Tumor Otak

Tumor OtakPENGERTIAN

Massa intrakranial (baik primer maupun sekunder) yang memberikan gambaran klinis proses desak ruang dan atau gejala fokal neurologis.

ANAMNESIS

Pada anamnesis didapati adanya riwayat nyeri kepala kronik yang tidak berkurang dengan obat analgesik, muntah tanpa penyebab gastrointestinal, kejang yang berulang, gangguan visus, perubahan mental (keluhan psikiatri) dan kesadaran yang menurun secara perlahan-lahan.

PEMERIKSAAN FISIK

Ditemukan gejala peningkatan tekanan intrakranial yaitu nyeri kepala, muntah dan kejang. Gejala fokal/ defisit neurologis fokal. Pada pemeriksaan funduskopi dijumpai adanya papil edema.

TERAPI

  • Kausal: operatif, radioterapi dan kemoterapi
  • Obat-obat dan tindakan untuk menurunkan tekanan intrakranial: deksametason, manitol dan posisi kepala ditinggikan 300
  • Simptomatik (bila diperlukan): antikonvulsan, analgetik/ antipiretik, sedatif, antidepresan, dan lain-lain
  • Rehabilitasi medik

  EDUKASI

Memberikan penjelasan kepada pasien dan keluarga meliputi pengertian, tanda dan gejala, cara menegakkan diagnosa dan penatalaksanaan SOL intrakranial. Perawatan pasien di rumah, nutrisi, serta serta indikasi rawat inap (yaitu telah terdapat keluhan dan kelainan saraf yang berat dan dan gangguan hormonal dan metabolik).

More

Nyeri Kepala

Nyeri Kepala

NYERI KEPALA / SEFALGIA

Nyeri kepala ialah rasa nyeri atau rasa tidak mengenakkan pada seluruh daerah kepala dengan batas bawah dari dagu sampai ke daerah belakang kepala (area oksipital dan sebahagian daerah tengkuk.

nyeri-kepala

ANAMNESIS

Penderita ditanyakan frekuensi serangan nyeri kepala, durasinya, karakteristik nyeri (lokasi, kualitas, intensitas, bertambah berat dengan aktifitas atau tidak), gejala penyerta (nausea, muntah, fotofobia, fonofobia) dan apakah ada kaitan dengan kelainan lain. Ada tidaknya gejala prodromal, aura dan faktor pencetus. Riwayat tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial dan tanda-tanda infeksi. Riwayat trauma, pemakaian obat, kelainan psikiatrik dan penyakit lainnya seperti pada mata, gigi, dan lain-lain.

 

PEMERIKSAAN FISIK

  • Nyeri kepala primer tidak ditemukan kelainan neurologis fokal
  • Nyeri kepala sekunder dan lainnya dapat dijumpai kelainan neurologis fokal, tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial dan tanda-tanda infeksi.

 

EDUKASI

Penjelasan kepada pasien dan keluarga tentang penyakit nyeri kepala primer dan sekunder, pengobatannya dan prognosisnya. Merubah gaya hidup menjadi hidup sehat.

More